Fikes UNIGAL berperan aktif dalam upaya menciptakan lingkungan kampus bersih narkoba

13-09-2017 19:14:01
Admin.HUMAS@nnz
0 Comments

CIAMIS.Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis menggelar talk show yang bertemakan “Penanggulangan Radikalisme, terorisme, dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba, Anti Korupsi serta Plagiarisme” yang bertempat di Aula gedung Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Galuh pada hari Jum’at 8 September 2017..

Talk show tentang bahaya narkoba di kalangan mahasiwa tersebut diikuti oleh 63 mahasiswa baru dari Program Studi S1 Ilmu Keperawatan, D3 Kebidanan. Talk show tersebut merupakan program kerja FIKES Unigal dalam rangkaian Bimbingan Akademik Mahasiswa Baru (BAMBA) tahun akademik 2017/2018.

Ketua Pelaksana, Irwan Malik Ibrahim, mengatakan, Talk Show tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan bahaya narkoba kepada mahasiswa baru agar memiliki pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba apabila disalahgunakan serta merupakan upaya pencegahan dini dikalangan mahasiswa baru.

 Irwan berharap mahasiswa baru mampu memberikan dampak positif terhadap upaya mencegah penyalahgunaan narkoba baik individu maupun orang lain, serta berperan aktif dalam upaya menciptakan lingkugan kampus bersih narkoba,” ujarnya

Kepala BNN Kabupaten Ciamis AKBP. Yaya Satyanagara, SH. Selaku narasumber pada acara talk show ini  mengajak kepada mahasiswa baru agar mampu membentengi diri dari ancaman narkoba yang dapat merusak masa kini dan masa depan generasi bangsa.

Menurut Yaya, mahasiswa FIKES Unigal harus mampu menjadi teladan dan pelopor dalam mewujudkan  program anti narkoba di lingkungan kampus.  Keilmuan yang dimiliki tentang kesehatan menjadi modal dasar untuk menyelamatkan generasi bangsa dari ancaman narkoba, mampu membuat kajian-kajian ilmiah dengan pendekatan ilmu kesehatan, sebagai bentuk peran serta dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), sehingga tercipta masyarakat kampus yang memiliki pola hidup sehat tanpa narkoba dan tentunya mahasiswa unggul dalam prestasi,” pungkasnya. 

Yaya menjelaskan apa itu Narkoba, jenis-jenis narkoba beserta golongannya, Psikotropika dan Zat Adiktif serta sanksi hukum apabila menyalahgunakan narkoba sesuai dengan UU 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, juga menjelaskan mengapa narkotika diatur peredarannya karena narkotika merupakan zat atau obat yang dilarang peredarannya secara bebas, penyalahgunaannya berdampak sangat berbahaya, baik bagi penggunanya, orang lain, maupun eksistensi bangsa. Efeknya mengakibatkan ketagihan atau kecanduan bagi penggunanya. Apabila dikonsumsi secara berkesinambungan dapat merusak kesehatan otak dan tubuh, serta menimbulkan berbagai penyakit seperti: HIV/AIDS, Hepatitis C, TBC dan penyakit kronis lainnya, pungkas Yaya

Badan Narkotika Nasional Regional Kabupaten Jawa Barat



SISTEM INFORMASI REHABILITASI TERPADU JAWA BARAT