BNN Kabupaten Ciamis

PENDAHULUAN
 
 
 

  • UMUM

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis yang beralamatkan di Jalan Mr. Iwa Kusuamsomantri Blok 12 Cimemen Lingkungan Cibitung Hilir RT.04/10 Kelurahan Kertasari Kabupaten Ciamis yang memiliki gedung bangunan di atas tanah Pemerintah Kabupaten Ciamis seluas 1.251 M2 dengan status tanah pinjam pakai dan kantor di bangun oleh BNN RI melalui nota kesepahaman bersama (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan BNN RI termasuk pegawai yang dipekerjakan baik dari PNSD maupun Polri
BNN Kabupaten Ciamis mempunyai tugas pokok yaitu melaksnanakan pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di wilayah hukum Kabupaten Ciamis dan sekitarnya.
BNN Kabupaten Ciamis yang selanjutnya dalam Peraturan Kepala BNN disebut BNNK adalah instansi vertikal BNN yang melaksanakan tugas, fungsi, dan wewenang BNN dalam wilayah Kabupaten Ciamis. BNNK Ciamis berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala BNN RI melalui Kepala BNNP Jawa Barat.
Adapun fungsi dari BNNK Ciamis menurut Pasal 24 Peraturan Kepala BNN Nomor 03 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Nasional Provinsi dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten/Kota menyelenggarakan fungsi yaitu :

  1. Pelaksanaan koordinasi penyusunan rencana strategis dan rencana kerja tahunan di bidang P4GN dalam wilayah Kabupaten / Kota ;
  2. Pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan dalam wilayah Kabupaten / Kota ;
  3. Pelaksanaan layanan bantuan hukum dan kerja sama dalam wilayah Kabupaten / Kota ;
  4. Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama P4GN dengan instansi pemerintah terkait dan komponen masyarakat dalam wilayah Kabupaten / Kota ;
  5. Pelayanan administrasi BNNK Ciamis, dan
  6. Evaluasi dan penyusunan laporan BNNK Ciamis.
  •  
  1. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ;
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2013 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika ;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Wajib Lapor Pecandu Narkotika ;
  4. Peraturan Presiden Nomor 23 Tahun 2010 tentang Badan Narkotika Nasional ;
  5. Instruksi Presiden Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pelaksanaan Kebijakan dan Straregi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba Tahun 2011 – 2015 ;
  6. Peraturan Kepala Badan Narkotika Nasional Nomor 06 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Kepala Badan Narkotika Nassional Nomo 03 Tahun 2015 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Narkotika Nasional Provinsi dan Kabupaten/Kota ;
  7. Surat Perjanjian Kerjasama (MoU) Pelaksanaan Percepatan Pengembangan Dan Pembangunan Kapasitas Badan Narkotika Nasional di Daerah antara Pemerintah Kabupaten Ciamis dengan Badan Narkotika Nasional Nomor Pemkab : 181/5.A-HUK/2011, Nomor BNN RI : SKB/97/lV/2011/BNN.

 
SUSUNAN ORGANISASI, DAN
TUGAS POKOK
 
 

  • SUSUNAN ORGANISASI

Susunan Organisasi BNNK Ciamis terdiri dari :

  1. Kepala ;
  2. Subbagian Umum ;
  3. Seksi Perencanaan dan Pemberdayaan Masyarakat ;
  4. Seksi Pemberantasan.

 

 
TUGAS POKOK
Kepala BNNK Ciamis mempunyai Tugas :

  1. Memimpin BNNK Ciamis dalam melaksanakan Tugas, Fungsi dan Wewenang BNN dalam Wilayah Kabupaten/Kota ;
  2. Mewakili Kepala BNN dalam melaksanakan hubungan kerjasama P4GN dengan Instansi Pemerintah Terkait dan Komponen Masyarakat dalam Wilayah Kabupaten/Kota.

Sub Bagian Umum mempunyai Tugas :
Melakukan penyiapan bahan pelaksaan koordinasi penyusunan rencana program dan anggaran, pengelolaan sarana prasarana dan urusan rumah tangga, pengelolaan data informasi P4GN, layanan hukum dan kerjasama, urusan tata persuratan, kepegawaian, keuangan, kearsipan, dokumentasi, hubungan masyarakat, dan penyesuaian evaluasi dan pelaporan dalam wilayah BNNK Ciamis/Kota.

Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat mempunyai Tugas
Melakukan penyiapan bahan pelaksanaan koordinasi penyusunan rencana strategis dan rencana kerja tahunan P4GN, kebijakan teknis P4GN, diseminasi informasi dan advokasi, pemberdayaan alternatif dan peran serta masyarakat, dan evaluasi dan pelaporan di bidang pencegahan dan pemberdayaan masyarakat dalam wilayah Kabupaten/Kota.

Seksi Rehabilitasi mempunyai Tugas :
Melakukan penyiapan bahan pelaksanaan koordinasi penyusunan rencana strategis dan rencana kerja tahunan, kebijakan teknis P4GN, asesmen penyalah guna dan/atau pecandu narkotika, peningkatan kamampuan lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial penyalah guna dan/atau pecandu narkotika baik yang diselenggarakan pemerintah maupun masyarakat, peningkatan kemampuan layanan pascarehabilitasi dan pendampingan, penyatuan kembali ke dalam masyarakat, dan evaluasi dan pelaporan di bidang rehabilitasi dalam wilayah Kabupaten/Kota.

Seksi Pemberantasan mempunyai Tugas :
Melakukan penyiapan bahan pelaksanaan koordinasi penyusunan rencana strategis dan rencana kerja tahunan, kebijakan teknis P4GN, administrasi penyelidikan dan penyidikan terhadap tindak pidana narkotika, pengawasan distribusi prekursor sampai pada pengguna akhir, dan evaluasi dan pelaporan di bidang pemberantasan dalam wilayah Kabupaten/Kota.

VISI, MISI, TUJUAN, SASARAN STRATEGIS,
DAN ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGIS
 
VISI BNNK CIAMIS

Menjadi perwakilan BNN di Kabupaten Ciamis yang profesional dan mampu menyatukan dan menggerakkan seluruh komponen masyarakat, instansi pemerintah dan swasta di Kabupaten Ciamis dalam melaksanakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).
 

 MISI BNNK CIAMIS
 

Bersama instansi pemerintah daerah, swasta dan komponen masyarakat di Kabupaten Ciamis melaksanakan :
1. Pencegahan
2. Pemberdayaan masyarakat
3. Penjangkauan dan Pendampingan
4. Didukung Tata Kelola Pemerintahan yang akuntabel dalam rangka P4GN

TUJUAN
1. Peningkatan imunitas masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
2. Peningkatan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan P4GN.
3. Peningkatan pemulihan penyalahguna, korban penyalahgunaan dan pecandu narkoba.
4.Peningkatan pengungkapan jaringan sindikat narkoba dan penyitaan aset terkait tindak kejahatan narkoba.

SASARAN STRATEGIS BNNK CIAMI

Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat

  • Meningkatnya pelajar, mahasiswa, pekerja, dan komponen masyarakat lainnya memiliki pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan keterampilan menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
  • Meningkatnya peranan keluarga, lembaga pendidikan, pemerintah, swasta organisasi kemasyarakatan, dan komponen masyarakat lainnya dalam mendukung pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan penyalah gunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).
  • Terciptanya lingkungan pendidikan, lingkungan kerja dan lingkungan masyarakat bersih narkoba.

Bidang Rehabilitasi

  • Meningkatnya kesadaran masyarakat bagi penyalahguna dan/atau pecandu narkoba yang mengikuti program Wajib Lapor ;
  • Meningkatnya kesadaran masyarakat bagi penyalahguna dan/atau pecandu narkoba yang mengikuti terapi dan rehabilitasi melalui ProgramPenjangkauan ;
  • Meningkatnya kesadaran masyarakat bagi mantan penyalah guna dan/atau pecandu narkoba yang mengikuti Program Pendampingan.

 
Bidang Pemberantasan

  • Meningkatnya pemetaan sel jaringan peredaran gelap Narkoba.

Tata Kelola Pemerintahan Yang Akuntabel

  • Terlaksananya perencanaan dan penganggaran yang terpadu, berbasis kinerja, dan berkerangka pengeluaran jangka menengah di lingkungan BNN.

ARAH KEBIJAKAN DAN STRATEGI BNNK CIAMIS

Arah kebijakan Kepala BNN RI :

  1. Penanangan permasalahan narkoba secara seimbang antara aspek deman reduction and supply reduction.
  2. Mengembangkan berbagai upaya dalam penanganan permasalahan narkoba secara holistik, integral dan berkelanjutan.
  3. Mengedepankan profesionalisme, dedikasi, dan tanggungjawab dalam penanganan permasalahan narkoba.

Strategi BNN :

  1. Mengekstensifikasi dan intensifikassi informasi P4GN kepada seluruh lapisan masyarakat.
  2. Menumbuhkembangkan kepedulian dan kemandirian masyarakat dalam rangka pelaksanaan P4GN.
  3. Mengembangkan akses layanan rehabilitasi penyalahguna, korban penyalahgunaan, dan pecandu narkoba yang terintegritas dan berkelanjutan.
  4. Mengungkap jaringan sindikat narkoba dan menyita seluruh aset kejahatan terkait narkoba.
  5. Menjalin kemitraan yang harmonis dan sinergis dengan berbagai komponen baik dalam maupun luar negeri dalam rangka optimalisasi pelaksanaan P4GN.
  6. Mengembangkan budaya dan nilai-nilai organisasi dalam rangka terciptanya aparatur yang mampu memberikan pelayanan secara prima, memiliki integritas tinggi, dan profesional dalam bertugas.
  7. Mengoptimalisasi dukungan teknologi informasi yang modern dan tepat guna dalam pelaksanaan P4GN.

Program dan kegiatan yang dilaksanakan BNNK Ciamis sebagaimana hasil Program Perencanaan sebagai berikut :

  1. Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Bahan Adiktif Lainnya (Program Teknis). Indikator Kinerja Utama program ini adalah sebagai berikut :
  • Jumlah Lembaga Pendidikan Negeri dan Swasta (SD, SLTP, SLTA, PT) yang diadvokasi dalam penyusunan kebijakan P4GN.
  • Jumlah Lembaga Pemerintah yang diadvokasi dalam penyusunan kebijakan P4GN.
  • Jumlah Institusi Swasta yang diadvokasi dalam penyusunan kebijakan P4GN.
  • Jumlah Organisasi Kemasyarakatan yang diadvokasi dalam penyusunan kebijakan P4GN.
  • Jumlah Informasi P4GN berbasis media cetak lokal kepada seluruh komponen masyarakat.
  • Jumlah Informasi P4GN berbasis tatap muka kepada seluruh komponen masyarakat.
  • Jumlah Informasi P4GN berbasis media elektronik lokal kepada seluruh komponen masyarakat.
  • Jumlah Kawasan Rawan yang mendapat pengembangan kasitas melalui pemberdayaan alternatif.
  • Jumlah Kelompok Masyarakat Rentan yang mendapat pengembangan kasitas melalui pemberdayaan alternatif.
  • Jumlah Lembaga Pendidikan, Kerja Swasta dan Pemerintah yang mendapat Pengembangan Kasitas.
  • Jumlah Lingkungan Masyarakat Desa/Kelurahan yang mendapat Pengembangan Kasitas.
  • Jumlah Laporan Pelaksanaan Layanan Pasca Rehabilitasi Mantan Pecandu Narkoba.
  • Jumlah Laporan Informasi Intelijen Kejahatan Narkoba yang Disusu

Pencapaian Indikator Kinerja Utama tersebut dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang berada dalam lingkup Program P4GN/Program Teknis. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah:

  • Penyelenggaraan Informasi P4GN
  • Penyelenggaraan Advokasi.
  • Pemberdayaan Peranserta Masyarakat.
  • Pelaksanaan Layanan Pasca Rehabilitasi Mantan Pecandu Narkoba.
  • Pelaporan Informasi Intelijen Kejahatan Narkoba Hasil Pemetaan Jaringan Peredaran Gelap Narkoba.Program Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya BNNK Ciamis. Indikator Kinerja Utama Program ini adalah:
  • Nilai Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) BNNK Ciamis.
  • Opini Irtama dan BPK atas Laporan Keuangan dan Laporan Barang Milik Negara (BMN) Badan Narkotika Nasional.

Sedangkan dalam rangka mencapai Indikator Kinerja Utama pada Program Dukungan Manajemen dan Dukungan Teknis Lainnya BNNK Ciamis tersebut dilakukan melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:

  • Penyusunan Dokumen Pembinaan dan Pengelolaan Administrasi Instansi Vertikal (Rencana Program dan Anggaran, Laporan Kegiatan, Keuangan dan BMN).
  • Penyelenggaraan Layanan Perkantoran.
  • Pengadaan Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi
  • Pengadaan Peralatan dan Fasilias Perkantoran

 
PROGRAM KERJA
PROGRAM KERJA SUBBAGIAN UMUM
1.
KEGIATAN
a. Penyusunan Dokumen Pembinaan dan Pengelolaan Administrasi Instansi Vertikal ;
b. Layanan Perkantoran ;
c. Pengadaan Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi ;
d. Pengadaan Peralatan dan Fasilitas Perkantoran.
 
2. SARAN
a. Kinerja BNNK Ciamis ;
b. Masyarakat Kabupaten Ciamis.

3. OUTCOME
    Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja dan Keuangan Badan Narkotika Nasional.

 4. Indikator Outcome
     a. Jumlah Dokumen Pembinaan dan Pengelolaan Administrasi Instansi Vertikal ;
     b. Jumlah Layanan Perkantoran ;
     c. Jumlah Perangkat Pengolah Data dan Komunikasi ;
     d. Jumlah Peralatan dan Fasilitas Perkantoran.
 

 
 

 
 



Kekuatan Personil

1. PNSD sebanyak 10 orang
2. PNS organik BNN sebanyak 7 orang

3. BKO Polri sebanyak 3 orang

4. TKK sebanyak 12 orang
    JUMLAH 32 orang
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Badan Narkotika Nasional Regional Kabupaten Jawa Barat



SISTEM INFORMASI REHABILITASI TERPADU JAWA BARAT