Berita Kegiatan

Kepala BNN RI Dampingi Dubes Kolombia Kunjungi Industri Strategis di Bandung

Dibaca: 0 Oleh 16 Okt 2019Januari 1st, 2021Tidak ada komentar
Kepala BNN RI Dampingi Dubes Kolombia Kunjungi Industri Strategis di Bandung
#BNN #StopNarkoba #CegahNarkoba

 

Bandung—Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) RI, Komjen Heru Winarko, mendampingi Dubes Kolombia untuk Indonesia, Juan Camilo Valencia mengunjungi industri strategis yang ada di Kota Bandung. Dalam kunjungan tersebut, Juan Camilo didampingi Direktur Anti Narkotika Kepolisian Nasional Republik Kolombia, Jorge Lkuis Ramirez Arago. Kunjungan ke dua industri strategis tersebut berlangsung Kamis (10/10). Dua industri strategis yang dikunjungi tersebut yaitu PT Pindad (Persero) dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI).

Kunjungan pertama dilakukan ke PT Pindad. Rombongan Dubes Kolombia tersebut diterima Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose di ruang Auditorium perusahaan pembuat peralatan perang tersebut.  Abraham Mose dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini merupakan kunjungan kali kedua Dubes Kolombia ke PT Pindad Persero.  Sementara itu Jorge Luis menyampaiakan maksud kunjungan kali ini untuk mengetahui produk militer yang dibuat PT Pindad. ‘’Ini sekaligus bertukar  pengetahuan dan pengalaman dalam penanganan narkotika di Republik Kolombia,’’kata Jorge.

Selama di PT Pindad rombongan melakukan tour ke beberapa divisi yang ada di perusahaan milik negara tersebut. Selain itu, merejka juga menyaksikan uji coba menembak berbagai jenis senjata buatan anak bangsa ini.

Usai berkunjung ke PT Pindad, rombongan melanjutkan kunjungan ke PT DI. Kedatangan rombongan ini diterima oleh Dirut PT DI, . Elfien Goentoro didampingi Direktur Produksi,  M Ridlo Akbar dan Direktur Keuangan, Ahyanizzaman. Dirut PT DI menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan merumuskan kerjasama lebih dalam dan saling menguntungkan terutama dalam industri penerbangan masing masing Negara.  Sementara itu Dubes Juan Camilo Valencia,  menyampaikan bahwa kunjungan ke PT DI untuk mengenal secara langsung industri dan produk  kedirgantaraan yang diproduksi perusahaan tersebut. ‘’Ini untuk menjajaki  kepentingan Pemerintah Kolombia dalam memenuhi kebutuhan kedirgantaraan,  khususnya kebutuhan memerangi narkotika,’’kata dia. *

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel