
jabar.bnn.go.id, Kabupaten Bandung Barat – Ketokohan para kyai, ustadz dan guru-guru di pesantren, serta ketangguhan santri melaksanakan, mengamalkan ajaran agama dan moral menjadi modal
kuat dalam mensosialisakan P4GN kepada masyarakat.
Hal tersebut yang mendasari Kepala BNNP Jawa Barat untuk melaksanakan Program Hi-Tren (Menggandeng pesantren, mencegah hingga merehabilitasi korban penyalahgunaan narkotika).
Mengawali kegiatan Hi-Tren, Kepala BNNP Jawa Barat menunjuk Panti Sosial Asuhan Anak (PSAA) Ponpes Yatim Piatu dan Dhuafa Darul Inayah, Desa Kertawangi, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (18/3).
Diharapkan melalui kegiatan ini pemahaman masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika semakin tinggi sehingga melalui Pesantren dapat mendukung terwujudnya Jawa Barat BERSINAR (Bersih Narkoba).